jump to navigation

INJIL DAN KEBUDAYAAN Juni 14, 2007

Posted by pakenos in Uncategorized.
trackback

Pendahuluan

Hubungan Injil dan Kebudayaan merupakan persoalan yang sangat pelik dalam dunia Misiologi. H. Richard Miebuhr, Teolog Amerika Serikat menyatakan paling kurang ada lima (5) sikap yang timbul dalam interaksi Injil dan Kebudayaan.

1. Injil bertentangan dengan kebudayaan.  Misionaris, orang Kristen dalam masyarakat         penerima Injil disuruh/diminta untuk membuang nilai-nilai kebudayaan sukunya,             bangsanya, dan menegakkan nilai-nilai Injil Kristus atau nilai-nilai budaya asal                 Misionaris tersebut.  Dampaknya agama Kristen dinilai sesuatu yang datang dari luar     kebudayaannya (asing) yang harus dilawan sebab bertentangan dengan budaya                 setempat.

2. Injil adalah sesuatu yang sesuai dengan kebudayaan setempat.  Dalam masyarakat ini     Injil disambut sebagai sesuatu yang baik, yang lebih unggul, sesuatu yang dibutuhkan     untuk menyempurnakan nilai-nilai budaya yang belum sempurna.  Injil dipandang             sebagai suatu jawaban yang tepat bagi keutuhan nilai-nilai budaya setempat.

3. Injil dilihat sebagai sesuatu yang mengatasi kebudayaan setempat.  Injil memiliki                 nilai-nilai yang lebih unggul dari kebudayaan setempat, suatu nilai yang sangat                     dibutuhkan untuk mengganti nilai setempat.  Contoh:  budaya naik kuda dari satu             tempat ke tempat yang lain diganti dengan budaya naik sepeda motor.  Budaya makan     nasi dengan tangan diganti dengan budaya makan nasi dengan sendok/garpu/sumpit.

4. Injil dipandang sejajar dengan kebudayaan.  Masing-masing memiliki wewenang yang         mantap.  Di sini sering ada bentrokan nilai.

5. Injil adalah sesuatu yang mengubah kebudayaan.  Kebudayaan suku yang menerima         Injil harus diubah dengan kuasa Injil Kristus.  Kebudayaan harus memuliakan Allah.  Di     sini kebudayaan dilihat sebagai sesuatu yang bertentangan dengan Injil.

Apa yang dikatakan diatas adalah fakta lapangan di dunia Misiologi.  Interaksi Injil di Indonesia sangat beragam:

a. Kadang-kadang Injil dikonfrontasikan dengan kebudayaan  setempat,  khususnya             waktu Injil dibawa oleh Misionaris-Misionaris Barat.

b. Adakalanya Injil disesuaikan dengan nilai-nilai kebudayaan yang ada atau nilai-nilai             kebudayaan yang berlawanan dengan Injil dibiarkan tetap eksis dalam kehidupan             masyarakat Kristen seperti budaya memakamkan orang yang sudah meninggal.

c. Sering juga Injil disambut dengan gembira oleh sekelompok masyarakat karena                 membawa nilai-nilai yang baik.

d. Di tempat-tempat tertentu Injil dan Kebudayaan dibiarkan sama-sama berkuasa.

Pada masa ini, dunia Misi menetapkan suatu konsep Kontekstualisasi sebagai suatu strategi Penginjilan di mana nilai-nilai budaya setempat tetap diakui memiliki wewenang atau nilai yang sama dengan Injil.  Hal ini dibuat agar konfrontasi terhadap budaya setempat dapat dihindari.  Semoga kita diberi hikmat oleh Tuhan.

About these ads

Komentar»

1. arthur william tarigan. - Juli 14, 2010

injil memang berbeda dengan kebudayaan, tetapi injil tidak dapat di pisahkan dari kebudayaa. karena kristen adalah budaya dari kebiasaan dan ajaran Yesus kristus. Injil harus di atas budaya, agar budaya berjalan sesuai dengan firman Allah dan Firman Allah tersebar ke ujung dunia (titah Yesus kristus, sewaktu Dia mau pergi ke surga). Jadi dalam konteks menginjili dalam kebudayaan, harus tau bagai mana injil harus masuk kedalam budaya tersebut, tanpa membuat pertentangan terhadap budaya tersebut. (mencari persamaan yg baik dan mengubah yang tidak baik menurut firman Allah, sedikit demi sedikit.
Yesus berkati!!

2. Mega - Agustus 31, 2012

Budaya tidak haus dihilangkan karena budya merupakan biagian dari hdp manusia teapi bagaimana budaya itu di bawa kepada injil…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: