jump to navigation

Nasehat Pastoral dan Penginjilan dalam Kitab Timotius November 15, 2006

Posted by pakenos in Uncategorized.
trackback

A. PENGANTAR

Timotius adalah seorang Yunani, ibunya seorang Yahudi tapi bapanya seorang Yunani (Kisah 16:1-6).  Neneknya Lois dan ibunya Eunike adalah orang-orang Kristen yang memiliki iman yang teguh sehingga Timotius juga memiliki iman yang sangat teguh (2 Tim. 1:5).  Timotius muda ditugaskan menjadi Gembala Sidang di Efesus (1 Tim. 1:3).  Paulus melalui surat 1 dan 2 Timotius memberi nasehat-nasehat tentang Penginjilan dan Pengembalaan.

B. SYARAT SEORANG GEMBALA SIDANG/PENGINJIL

  1. Memiliki Iman yang teguh (2 Tim. 1:5).

  2. Memiliki karunia Gembala (1 Tim. 1:6; Efesus 4:11)

  3. Memiliki karunia Penginjilan.

  4. Memiliki karunia mengajar (doktrin-doktrin Kristen).

  5. Menguasai Kitab Suci dari kecil (2 Tim. 3:15).

  6. Mengucapkan Ikrar/Janji yang baik (1 Tim. 6:12).

C. TUJUAN DARIPADA PENGEMBALAAN

  1. Memimpin orang-orang Kristen kepada kesatuan iman       (Efesus 4:13).

  2. Memimpin orang-orang Kristen mengerti dengan benar     siapakah Anak Allah itu (Efesus 4:13).

  3. Memimpin orang-orang Kristen mencapai kedewasaan dan pertumbuhan iman (Efesus 4:13).

  4. Memimpin orang-orang Kristen untuk teguh berpegang kepada kebenaran (Efesus 4:15).

D.TUGAS TIMOTIUS SEBAGAI GEMBALA SIDANG DAN PENGINJIL

  1. Menangkal ajaran sesat (1 Tim. 1:4).  Ajaran sesat antara lain:

    a. Ajaran Yudaisme (1 Tim. 1:7-11).

    b. Ajaran Filsafat Yunani (Kolose 3:8).

    c. Ajaran setan-setan (1 Tim. 4:1).

    cat:  Ajaran sesat inilah yang bertentangan dengan ajaran sehat yaitu Injil Allah (1 Tim. 1:11).

  2. Mengabarkan Injil (1 Tim. 1:18).

  3. Membuat persekutuan doa (1 Tim. 2:7).

  4. Membuat persekutuan khusus bagi kaum pria (1 Tim. 2:8).

  5. Bimbingan pastoral buat para wanita (1 Tim. 2:8-15)

  6. Memilih Majelis Gereja yang memenuhi persyaratan-persyaratan Tuhan (1 Tim. 3:1-7).

  7. Memilih pembantu-pembantu Majelis yang memenuhi persyaratan-persyaratan Tuhan (1 Tim. 3:8-13).

  8. Menasehati orang tua dan orang muda dengan lembut (1 Tim. 5:1-2).

  9. Menertibkan janda-janda (1 Tim. 5:3-16). 

  10. Memberi penghargaan kepada Majelis yang bekerja keras (1 Tim. 5:17-18).

  11. Menjaga kekudusan hidup (1 Tim. 5:22).

  12. Menjaga kesehatan tubuh (1 Tim. 5:22).

  13. Mengajarkan konsep-konsep kebenaran dengan tekun (1 Tim. 6:2).

  14. Mengajarkan kepada jemaat tentang kondisi manusia di waktu kemudian (1 Tim. 4:1-6)

Demikian nasehat Paulus kepada seorang Penginjil dan Gembala.

Nusa Dua, 15 Nopember 2006

Departemen Misi GKII

Ketua

Pendeta Nyoman Enos, MA

   

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: